Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

CREMATORIA (Nganjuk Brutal Death Metal)






CREMATORIA

Genre : Brutal Death Metal
City : Nganjuk, East Java



Singkat cerita
kami datang dari nganjuk, sebuah kota kecil yang ada di jawa timur.
CREMATORIA adalah perubahan nama dari band DEPREDATOR death metal yang sudah bubar pada pertengahan 2009. yang masa itu masih di bawah naungan bendera komunitas Nganjuk Corpse Grinder. pada akhir tahun 2010 salah satu gwitaris  X Depredator
membangkitkan band ini dari tidur panjang berganti nama dan genre dengan formasi wajah-wajah lama, line-up pada waktu itu: lutfi (gwuitar), dibantu oleh saudara-saudara nganjuk metalheads, dengan additional player, tino Hellraizer (Vocal) - Rizky Hellraizer (Bass) dan dik noise X-Rotten Corpse (Drum). pada kala itu "ABORTUS" menjadi nama pilihan untuk band yang terlahir kembali dengan new genre brutal death metal sebelum menjadi crematoria yang sekarang, di masanya ABORTUS sempat ikut meramaikan beberapa event-event lokal jatim dan sempat jatuh bangun dalam perjuanganya untuk selalu bisa exist dalam kancah underground jatim. tapi sayangnya nama ABORTUS tidak bertahan lama karena kendala pada leader band ini sendiri.

setelah sempat fakum, selang beberapa bulan kemudian tino (add voc) mngusulkan pergantian nama ABORTUS diubah menjadi CREMATORIA untuk me refresh semangat dan harapan baru dan konsep yang lebih matang tentunya. setelah melalui pembicaraan serius dan mencapai kesepakatan tepatnya pada tanggal 09 september 2011CREMATORIA terlahir kedunia dengan semangat tempur yang lebih fresh dan tetap dalam formasi awal, lutfi,tino,rizky dan dik noise. dengan mengusung genre brutal death metal crematoria langsung tancap gas yang menghasilkan single pertamanya dengan title "metafora kematian" yang masih kental dengan nuansa ould school dan sedikit selipan harmonic. pada kala itu band ini gencar promosi single pertamanya lewat link-link metal indonesia dan group-group underground nusantara. jerih payah ini menuai hasil positif dan mendapat respon baik dari penikmat music cadas. tentunya motifasi dan harapan baru memacu band ini untuk terus lebih all in dalam berkarya. tentunya pencapaian itu tidaklah mudah seperti yang di bayangkan, suatu perjuangan memang butuh pengorbanan, perjuangan dan pengorbanan tentunya harus ada ke ikhlasan.
singkat cerita - memasuki awal tahun 2012 band ini pun memuntahkan single kedua "Limbah Gettih" dan di ikuti single ke 3 "BLACK TERROR" yang dikonsep sedemikian rupa untuk memadukan nuansa brutal, slamming, tehnik, dan etnik timur.
diluar dugaan single kedua dan ketiga mendapat respon positif dari jamaah metaliyah lokal jatim.tiga single ini pula yang yang sampai sekarang masih  menjadi andalan di setiap crematoria perform di berbagai tempat. dalam perjalanan tahun 2012 pergantian personil (add player) lebih kerap terjadi, satu venue dengan venue yang lain tidak pernah sama. tidak heran jikalau ada yang tanya siapa sejatinya personil band ini, yang jelas band ini sampai sekarang tidak mempunyai personil lengkap. bukan berarti tidak butuh mungkin memang belum menemukan orang yang tepat....heheheheee..... alhamdulillah walaupun hanya dengan beberapa wayang dalam band ini, sampai sekarang masih bisa menjaga existensi dan ingin lebih melebarkan sayap dalam hiruk pikuk music bawah tanah. dan tentunya itu adalah harapan kami untuk selalu ada dalam perhelatan music underground jatim dan tanah air pastinya.

Menu penutup,
line up 2012, Lutfi Abortus-Gwitar / Anton-Add Drums / Wivan-Add Voice
CREMATORIA terima kasih bertubi-tubi buat my inspiration > Dik Noise X-Rotten Corpse, all my brother Rizky Hellraizer, Tino Hellraizer, Anton Alzheimer, Ezza Geggar Otak, Yonky Geggar Otak, Antok Gagal Ginjal, Yuned Ritual Of Bleeding, Agus Qiwir dan semua saudaraku ( NEM ) Nganjuk Extreme MetaL tanpa terkecuali, dan media-media music undergroundl tanah air yang telah sudi mempromosikan lagu kita. dan semua rekan-rekan yg sudah banyak membantu bangkit dan berdirinya kembali band ini. salam damai dan kebebasan buat kalian semua. \m/
Cek Demo Crematoria :